Latihan termodinamika dengan pembahasan

Siklus segitiga

Latihan 12 · Pelajaran 5Penerapan pada gas ideal

  • siklus daya
  • diagram Clapeyron
  • luas siklus
  • hukum pertama
  • efisiensi

Soal

Tinjaulah nn mol gas ideal dengan kapasitas kalor molar cVc_V konstan, yang menjalani siklus kuasistatik ABCAA\to B\to C\to A, dengan

A=(P0,V0),B=(2P0,V0),C=(P0,2V0).A=(P_0,V_0), \qquad B=(2P_0,V_0), \qquad C=(P_0,2V_0).

Cabang ABA\to B bersifat isokhorik, cabang BCB\to C berupa ruas garis lurus dalam bidang (P,V)(P,V), dan cabang CAC\to A bersifat isobarik.

Untuk siklus daya, efisiensi didefinisikan sebagai

η=WfourniQin=WcycleQin,\eta=\frac{W_{\mathrm{fourni}}}{Q_{\mathrm{in}}} =\frac{-W_{\mathrm{cycle}}}{Q_{\mathrm{in}}},

dengan QinQ_{\mathrm{in}} adalah jumlah transfer kalor elementer δQ>0\delta Q>0 yang diterima gas selama siklus.

  1. Gambarkan siklus dalam diagram Clapeyron dan tentukan arah lintasannya. Apakah siklus ini merupakan siklus daya atau siklus refrigerasi?
  2. Tentukan persamaan P(V)P(V) untuk garis yang menghubungkan BB dengan CC.
  3. Dengan mendefinisikan T0=P0V0/(nR)T_0=P_0V_0/(nR), tentukan suhu TAT_A, TBT_B, dan TCT_C. Mengapa ΔUBC\Delta U_{B\to C} bernilai nol meskipun cabang ini bukan isotermal?
  4. Hitung kerja yang diterima pada masing-masing dari ketiga cabang, kemudian pada keseluruhan siklus. Peroleh kembali nilai mutlak kerja total dari luas segitiga.
  5. Hitung ΔU\Delta U dan QQ pada setiap cabang hanya dalam fungsi P0P_0, V0V_0, dan cVc_V, kemudian verifikasi bahwa ΔUcycle=0\Delta U_{\mathrm{cycle}}=0 dan Qcycle=WcycleQ_{\mathrm{cycle}}=-W_{\mathrm{cycle}}.
  6. Dengan mendefinisikan a=cVR>1a = \frac{c_V}{R} >1 dan x=V/V0x = V/V_0, tunjukkan bahwa tanda δQ\delta Q berubah pada suatu titik di cabang BCB\to C. Dari sini tentukan QinQ_{\mathrm{in}}, kemudian efisiensi η\eta siklus ini. Berikan nilainya untuk gas ideal monoatomik, dengan cV=32Rc_V=\frac32R.

Petunjuk

Petunjuk
Pada BCB\to C, cari P(V)=aV+bP(V)=aV+b dengan memberlakukan bahwa garis melalui BB dan CC. Untuk menghitung perubahan energi dalam, hanya suhu di ujung-ujung cabang yang diperlukan. Untuk pertanyaan 6, gunakan hukum pertama dalam bentuk diferensial.

Pembahasan terperinci

Solusi
Pertanyaan 1—2. Siklus dilalui searah jarum jam: siklus ini merupakan siklus daya. Persamaan garis BCB\to C adalah

P(V)=P0(3VV0).P(V)=P_0\left(3-\frac{V}{V_0}\right).
Siklus segitiga A B C A dalam diagram Clapeyron.
Gambar 1. Siklus segitiga ABCAA\to B\to C\to A dalam diagram Clapeyron.

Pertanyaan 3. Persamaan keadaan memberikan

TA=T0,TB=TC=2T0.T_A=T_0, \qquad T_B=T_C=2T_0.

Suhu berubah sepanjang BCB\to C, tetapi kembali ke nilai yang sama di kedua ujungnya. Karena energi dalam gas ideal hanya bergantung pada suhu untuk jumlah zat yang tetap, ΔUBC=0\Delta U_{B\to C}=0.

Pertanyaan 4. Kerja yang diterima adalah

WAB=0,WBC=V02V0P(V)dV=32P0V0,WCA=P0ΔV=P0V0.W_{AB}=0, \qquad W_{BC}=-\int_{V_0}^{2V_0}P(V)\,dV=-\frac32P_0V_0, \qquad W_{CA}=-P_0 \Delta V = P_0V_0.

Dengan demikian,

Wcycle=12P0V0.\boxed{W_{\mathrm{cycle}}=-\frac12P_0V_0}.

Tandanya negatif: gas memberikan kerja selama siklus. Nilai mutlaknya memang sama dengan luas segitiga yang beralas V0V_0 dan tinggi P0P_0, sesuai rumus A=12alas×tinggiA=\frac12\text{alas}\times\text{tinggi} untuk segitiga siku-siku.

Pertanyaan 5. Karena nRT0=P0V0nRT_0=P_0V_0,

CabangWΔUQ=ΔUWAB0cVRP0V0cVRP0V0BC32P0V0032P0V0CAP0V0cVRP0V0(cVR+1)P0V0\begin{aligned} \begin{array}{c|c|c|c} \text{Cabang} & W & \Delta U & Q=\Delta U-W\\ \hline A\to B & 0 & \dfrac{c_V}{R}P_0V_0 & \dfrac{c_V}{R}P_0V_0\\[4pt] B\to C & -\dfrac32P_0V_0 & 0 & \dfrac32P_0V_0\\[4pt] C\to A & P_0V_0 & -\dfrac{c_V}{R}P_0V_0 & -\left(\dfrac{c_V}{R}+1\right)P_0V_0 \end{array} \end{aligned}

Dengan menjumlahkan ketiga cabang, diperoleh

ΔUcycle=0,Qcycle=12P0V0=Wcycle.\boxed{ \Delta U_{\mathrm{cycle}}=0, \qquad Q_{\mathrm{cycle}}=\frac12P_0V_0=-W_{\mathrm{cycle}}. }

Pertanyaan 6. Definisikan a=cV/Ra=c_V/R dan x=V/V0x=V/V_0. Pada cabang BCB\to C, P=P0(3x)P=P_0(3-x) dan T=T0(3xx2)T=T_0(3x-x^2). Hukum pertama memberikan

δQ=dUδW=P0V0[3(a+1)(2a+1)x]dx.\delta Q=\mathrm{d}U-\delta W =P_0V_0\left[3(a+1)-(2a+1)x\right]\mathrm{d}x.

Kalor elementer ini bernilai nol pada

x=3(a+1)2a+1.x_\star=\frac{3(a+1)}{2a+1}.

Ketika a>1a>1, berlaku 1<x<21<x_\star<2: gas menerima kalor dari BB hingga titik berabsis xx_\star, kemudian melepaskannya hingga CC. Gas juga menerima kalor QAB=aP0V0Q_{AB}=aP_0V_0 pada ABA\to B. Oleh karena itu,

Qin=P0V0[a+1x(3(a+1)(2a+1)x)dx]=P0V0[a+(a+2)22(2a+1)].\begin{aligned} Q_{\mathrm{in}} &=P_0V_0\left[ a+\int_1^{x_\star}\left(3(a+1)-(2a+1)x\right)\mathrm{d}x \right]\\ &=P_0V_0\left[a+\frac{(a+2)^2}{2(2a+1)}\right]. \end{aligned}

Dengan demikian, efisiensinya adalah

η=12P0V0Qin=2a+15a2+6a+4,a=cVR.\boxed{ \eta =\frac{\frac12P_0V_0}{Q_{\mathrm{in}}} =\frac{2a+1}{5a^2+6a+4}, \qquad a=\frac{c_V}{R}. }

Untuk gas ideal monoatomik, a=32a=\frac32, sehingga

η=169716,5%.\eta=\frac{16}{97}\simeq16{,}5\,\%.